Tips Fashion Anak

Erisa berbagai tips fashion anak

Home » Jenis Kain Adem Populer di Indonesia dan Cara Merawatnya

Jenis Kain Adem Populer di Indonesia dan Cara Merawatnya

Dalam menciptakan suatu pakaian yang nyaman, tentunya Anda membutuhkan kain yang bagus. Salah satu ciri kain tersebut yaitu adem. Banyak keunggulan yang bisa Anda peroleh ketika mengenakan pakaian dengan jenis kain adem.

Keunggulan tersebut misalnya, terbebas dari gerah, tidak merasa gatal, tidak menyebabkan iritasi karena keringat, dan pastinya pakaian dengan jenis kain adem juga akan nyaman. Ada beberapa jenis kain adem populer dan biasanya menjadi favorit di kalangan masyarakat Indonesia. Apa saja jenis kain tersebut? Yuk, simak pembahasannya berikut ini ya.

Jenis Kain Adem yang Menjadi Favorit Masyarakat Indonesia

Kain adem biasanya terbuat dari serat alami yang nyaman dan aman ke kulit. Daya serap kain nya juga lebih bagus. Beberapa jenis kain seperti itu juga bagus dan tidak akan menyebabkan alergi pada kulit. Inilah jenis kain yang dapat Anda jadikan rekomendasi pembuatan baju atau ketika memilih baju:

1.     Jenis Kain Adem Katun Combed

Cotton combed atau katun combed memiliki kualitas bagus karena terbuat dari 100% serat katun dan biasa menjadi bahan pembuatan kaos. Tidak hanya adem, kain ini juga lembut, tidak berbulu, halus, dan juga nyaman.

Keunggulan lain dari katun combed yaitu permukaan kainnya halus dan lembut, sehingga sangat nyaman dan tidak mengakibatkan bulu di permukaan kainnya. Kami pastikan Anda akan merasa adem mengenakan kain berbahan dasar combed, karena kainnya dapat menyerap keringat dengan baik.

Sayangnya, selain berbagai kelebihan di atas, ternyata katun combed memiliki beberapa kelemahan yaitu kainnya yang mudah berjamur apalagi jika terlalu lama menyimpannya di tempat lembab. Oleh sebab itu, pastikan pakaian bahan ini tersimpan di tempat kering.

Cara Merawat Baju Jenis Kain Adem Katun Combed

Untuk lebih jelas bagaimana cara merawat pakaian kain katun combed, berikut tips merawat kaos jenis kain adem katun combed :

·         Jenis Kain Adem Cucilah Menggunakan Air Dingin

Ketika mencuci kaos katun combed gunakankanlah air dingin bukan air hangat. Kenapa? Pasalnya, air hangat apalagi panas hanya dapat membuat pewarna yang ada pada serat kain katunnya menjadi terlepas. Dengan begitu, maka warna cerah ataupun warna hitam baju bisa lebih cepat memudar. Sedangkan, air dingin akan mempertahankan warna pada baju Anda.

·         Jangan Merendam Baju Terlalu Lama

Cara kedua ketika ingin merawat baju bahan katun combed yaitu jangan merendam baju tersebut terlalu lama. Proses perendaman yang terlalu lama akan membuat baju mudah rusak dan warnanya pun akan mudah luntur. Anda dapat merendam pakaian selama 20 sampai dengan 30 menit lalu langsung cuci baju tersebut.

·         Jangan Memeras Baju

Hal lain yang juga penting apabila ingin bajunya tetap awet yaitu jangan peras baju ketika hendak telah mencucinya. Pemerasan baju katun combed dapat membuat lapisan kain menjadi lebih cepat rusak dan juga meral. Apalagi jika kaos tersebut ada sablonnya. Jadi, jangan memeras baju katun combed agar sablonnya tidak cepat rusak dan warnanya tidak mudah luntur.

·         Jangan Menggunakan Pemutih Pakaian

Selanjutnya, hindari penggunaan pemutih pakaian ketika mencuci baju katun combed. Pemutih atau bleaching baju malah akan membuat bajunya menjadi cepat kusam, lusuh dan membuat serat kain menjadi cepat rusak.

·         Menggunakan Mesin Pengering Suhu Normal

Untuk mengeringkan baju, Anda dapat memakai mesin pengering. Namun gunakan suhu normal atau tidak terlalu panas, supaya baju tetap awet dan tidak rusak.

·         Jemur Baju Dalam Keadaan Terbalik

Agar bajunya tetap awet, perhatikan juga cara menjemurnya. Sebaiknya, posisikan baju dalam keadaan terbalik ketika hendak menjemurnya. Hal ini agar baju tetap awet, dan warnanya tidak cepat pudar.

·         Jangan Setrika Baju Pada Suhu Terlalu Tinggi

Ketika bajunya sudah kering, Anda dapat menyetrika baju tersebut. Namun, setrikalah pada suhu yang tidak terlalu tinggi atau maksimal tidak lebih dari dari suhu 200 celcius. Sebab, jika menyetrika lebih dari 200 celcius, baju akan meleleh apalagi jika terdapat sablon pada baju tersebut.

Baca Juga : Kain Wolfis, Bahan Kain Terbaik Untuk Baju Muslimah Masa Kini

2.      Jenis Kain Adem Linen

Linen merupakan jenis kain adem yang terbuat dari serat rami. Kain ini biasanya menjadi bahan pembuatan seprei. Karakternya yang adem dan dapat menyerap keringat dengan baik membuat linen menjadi salah satu kain favorit masyarakat Indonesia.

Keunggulan lain kain linen yaitu bisa memberikan efek hangat ketika cuaca dingin, dan menyejukkan ketika cuaca panas. Kain ini juga tidak mudah terbuai dan dapat bertahan selama bertahun-tahun selama Anda merawatnya dengan baik.

Namun, tidak hanya memiliki kelebihan saja, linen juga ada kekurangannya. Misalnya, karena kebanyakan kain linen ini bersifat tebal, sehingga terasa lebih berat dari kain biasanya. Hal ini mungkin menjadi pertimbangan apalagi jika Anda kurang suka memakai baju dengan karakter yang berat.

Cara Merawat Jenis Kain Adem Linen

Merawat kain linen terbilang gampang-gampang susah. Pasalnya kain ini juga mudah kusut dan akan rusak apalagi jika tidak mencucinya dengan benar. Oleh sebab itu, inilah beberapa tips merawat baju bahan linen yang dapat Anda terapkan:

·         Jenis Kain Adem Linen Cuci dengan Air Dingin

Sama seperti katun combed, linen juga akan tahan lama apabila mencucinya menggunakan air dingin. Dengan karakternya yang kuat, tidak ada salahnya mencucinya menggunakan mesin. Untuk mempertahankan warna pada serat kain linen, pilihlah mencuci kain tersebut menggunakan air dingin supaya warnanya tidak cepat memudar.

·         Menggunakan Deterjen Lembut

Tips selanjutnya agar pakaian berbahan linen awet yaitu gunakan deterjen lembut dan sebaiknya yang bebas pewangi. Hindari penggunaan pemutih walaupun bajunya berwarna putih. Pasalnya, pemutih baju akan membuat serat kain linen menjadi kaku. Jadi, menggunakan deterjen biasa juga sudah cukup kok.

·         Jangan Mengeringkan Baju Bahan Linen di Mesin Cuci

Apabila Anda telah selesai mencuci baju di mesin cuci, selanjutnya tidak perlu melakukan mengeringkan melalui mesin ya? Cukup dengan mengibas-ngibas kainnya beberapa kali supaya nantinya tidak berkerut. Pada proses penjemuran nanti, sebaiknya gunakan hanger supaya kain tidak menciut.

·         Hindari Menyetrika Secara Langsung

Hal lain yang juga tidak kalah penting ketika merawat bahan linen yaitu proses setrika. Dalam tahapan ini sebaiknya hindari kontak langsung pada kain linen tersebut. Anda dapat menambahkan alas antara baju linen. Tujuannya, agar warna baju tetap terlihat bagus, cantik, dan akan mempertahankan keawetan serat kain linen tersebut.

·         Hindari Melipat Baju

Terakhir, gantung baju di lemari supaya tidak memperbanyak kerutan pada baju. Di samping itu, penting untuk memperhatikan bagaimana kelembapan lemari tersebut. Tujuannya, agar baju tidak berbau dan tidak mudah rusak.

3.      Jenis Kain Adem Rayon

Jenis kain adem lainnya yaitu rayon. Ciri rayon memiliki sedikit kemiripan dengan kaos, namun lebih sejuk dan jatuh. Daya serap katun rayon terbilang tinggi. Itulah yang membuat kain ini tidak akan panas saat Anda kenakan.

Selain itu, kain rayon juga lembut, memiliki banyak motif dan warna, dan harganya juga terjangkau. Itulah alasan kenapa banyak produsen pakaian muslim terutama gamis, menggunakan rayon sebagai bahan utama pembuatan produk mereka.

Di sisi lain, rayon juga tidak lepas dari kekurangannya. Beberapa kekurangan katun rayon tersebut misalnya bahan yang mudah kusut dan luntur, bahannya juga tidak begitu kuat sehingga rentan sobek apalagi ketika kurang hati-hati saat mencucinya. Kekurangan lain yang tidak lepas dari kain ini yaitu tipis, dan sulit dalam pembuatannya. Hal tersebut mungkin menjadi pertimbangan bagi Anda ketika hendak menggunakan rayon sebagai bahan utama pembuatan pakaian.

Tips Merawat Jenis Kain Adem Rayon

Di samping kelebihan dan kekurangan rayon tersebut, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan apabila ingin kain rayon yang digunakan tersebut dapat awet. Apa saja hal-hal tersebut:

·         Cucilah Kain Rayon Menggunakan Tangan

Hal pertama yang harus Anda perhatikan ketika memilih rayon yaitu mencucinya. Kain ini tidak terlalu kuat, sehingga sangat penting mencucinya menggunakan tangan. Jangan sesekali mencuci pakaian rayon menggunakan mesin. Hal itu dapat menimbulkan kerusakan pada baju seperti sobek, dan warna akan memudar.

·         Jenis Kain Adem Rayon Jangan Terlalu Lama Merendam Pakaian

Sama halnya dengan jenis kain di atas, merendam kain rayon juga tidak perlu terlalu lama. Proses perendaman yang terlalu lama akan membuat serat kain menjadi rusak, dan warnanya cepat memudar. Untuk proses perendamannya sendiri cukup 20 menit saja. Hindari lebih dari waktu tersebut.

·         Jangan Menggunakan Sikat

Hal ini untuk memperkuat tips merawat rayon di poin 1. Penggunaan sikat walaupun halus dapat merusak baju rayon Anda. Oleh sebab itu, tetap kembali mencuci baju rayon Anda menggunakan tangan agar pakaian bisa bertahan lama.

·         Hindari Mengeringkan Kain Rayon di Mesin Pengering

Proses pencuciannya saja harus menggunakan tangan, apalagi ketika mengeringkan baju tersebut. Walaupun dengan alasan ingin cepat kering, tetap saja pengeringan menggunakan mesin akan membuat baju rayonnya menjadi cepat rusak. Oleh sebab itu, jika sudah menguceknya tidak perlu memasukkannya lagi ke mesin pengering.

·         Jemur Pakaian dalam Keadaan Terbalik

Untuk menghindari warna bajunya menjadi bladus, sebaiknya jemur pakaian tersebut secara terbalik. Ini untuk menghindari warna pakaian Anda terkena sinar matahari secara langsung.

·         Setrika pada Suhu Rendah

Terakhir, perhatikan juga bagaimana Anda menyetrika pakaian tersebut. Pakaian rayon jangan Anda setrika pada suhu panas. Gunakan temperature rendah sudah cukup agar baju tidak mengkerut, dan robek.

4. Jenis Kain Adem Sutera

Bicara mengenai kain sutera pasti langsung berpikir kain mahal betul tidak? Ya, hal tentu tidak terlepas dari kualitas kainnya yang tinggi yang menjamin kesejukan dan kelembutan kain ini. Walaupun harganya terbilang lebih tinggi dari pada jenis kain lainnya, namun hal tersebut berbanding lurus dengan kualitas yang ada pada kainnya.

Keunggulan lain sutera yaitu aman termasuk bagi penderita asma dan eczema. Hal itu karena sutera merupakan kain yang tidak disukai oleh jamur. Itulah kenapa sutera dapat menghindarkan penggunanya dari alergi dan bisa membantu memperbaiki kualitas tidur Anda.

Sedangkan untuk kekurangan kain sutera sendiri yaitu harganya yang tidak bersahabat atau mahal, Anda juga membutuhkan perawatan ekstra, dan banyak produk KW nya. Jadi, perlu teliti dan mengetahui karakteristik asli kain sutera tersebut.

Tips Merawat Jenis Kain Adem Sutera Agar Awet

Berikut ini ada beberapa tips bagaimana merawat jenis kain adem sutera agar awet:

·         Jenis Kain Adem Sutera Cuci Pakaian Secara Terpisah

Tips pertama yang perlu Anda perhatikan ketika merawat pakaian yaitu pisahkan lah pakaian bahan sutera tersebut dengan bahan lainnya. Anda juga dapat mencuci pakaian kain sutera satu persatu secara terpisah. Hal itu untuk menghindari luntur yang biasa terjadi dari kain sutera yang baru. Untuk pencucian selanjutnya, tetap pisahkan kain sutera dengan bahan lain dan cucilah menggunakan tangan.

·         Gunakan Pencucian Menggunakan Air Dingin

Salah satu karakter kain sutera yaitu warnanya yang mudah memudar apabila setiap mengalami proses pencucian. Nah, supaya warnanya tidak semakin hilang, cucilah pakaian kain sutera tersebut menggunakan air dingin. Hal itu untuk menjaga warna dalam pakaian tetap baik ketika ketika proses pencucian.

·         Jangan Sembarangan Memilih Sabun

Hal lain yang perlu Anda perhatikan ketika memilih kain sutera yaitu penggunaan sabunnya tidak boleh sembarangan. Pasalnya ada beberapa jenis detergen yang terlalu kuat sehingga sangat mudah merusak serat kain. Nah, Anda tidak bisa memakai deterjen seperti itu untuk mencuci sutera, gunakanlah sabun organik lembut dan bisa menambahkan pelembut pakaian juga.

Perhatikan juga ketika hendak merendam kain tersebut, pastikan tidak terlalu lama atau rendamlah pakaian tidak lebih dari 5 menit.

·         Hindari Menggunakan Mesin Pencuci

Trik merawat pakaian sutera lain yaitu hindari mencuci menggunakan mesin dan juga pengering. Pasalnya penggunaan mesin akan membuat kain cepat rusak apalagi dalam proses pengeringan. Anda bisa mencuci menggunakan tangan dan menjemur pakaian tersebut dengan cara mengangin-anginkan di tempat yang tidak terkena sinar matahari langsung.

Itulah jenis kain adem yang dapat menjadi rekomendasi bahan pakaian Anda. Di samping sama-sama adem, ke empat jenis kain di atas juga memiliki kekurangannya masing-masing. Apabila Anda mencari bahan kaos yang adem, Anda dapat menggunakan berbahan dasar kain combed. Namun, jika dana, bisa menggunakan kain katun rayon. Bahan ini cocok menjadi bahan dasar pembuatan gamis.

Erisa Agustira

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke atas