Tips Fashion Anak

Erisa berbagai tips fashion anak

Home ยป Katun Combed 20s, 24s, 30s dan 40s : Kelebihan, Kekurangan dan Cara Merawatnya

Katun Combed 20s, 24s, 30s dan 40s : Kelebihan, Kekurangan dan Cara Merawatnya

Kain katun combed merupakan jenis katun paling halus dan sudah mengalami berbagai proses penyisiran sebelum akhirnya melalui proses pintal ke dalam gulungan benang. Kain ini terbuat dari 100% serat kapas alami sehingga memiliki karakter yang adem, sejuk, dan mudah menyerap keringat.

Jika kita bandingkan dengan katun biasa, combed memiliki harga lebih tinggi. Hal ini tentu berbanding lurus dengan kualitas benang combed yang lebih kuat. Katun ini tidak hanya menjadi bahan pembuatan kaos saja, namun beberapa produk lainnya seperti bantal, guling, taplak meja, dan lain-lain.

Saat ini, terdapat beberapa tingkatan katun combed yaitu 20s,24s,30s, dan 40s. Semakin kecil angkanya, semakin tebal kainnya. Biasanya, jenis kaos distro kualitas bagus akan menggunakan kain katun combed 30s atau 40s. Untuk memperjelas perbedaan ke empat jenis bahan tersebut kami berikan ulasannya berikut ini.

Jenis-jenis Katun Combed

Seperti yang sudah kami jelaskan di atas, bahan ini terbagi ke dalam 4 jenis dengan karakter berbeda. Katun combed terbagi ke dalam empat jenis yaitu combed 20s,24s,30s, dan 40s. Untuk membedakan ke empat jenis katun tersebut berikut ulasannya:

Katun Combed 20s

Dari ke empat jenis katun combed yang ada di pasaran, jenis ini merupakan paling tebal. Ketebalannya sendiri ada di sekitar 180 sampai dengan 220 gram. Oleh sebab itu, kekutannya juga sangat bagus.  Dengan kualitas bahan seperti itu, tidak heran apabila harganya juga paling mahal dari pada jenis lainnya.

Katun Combed 24s

Apabila kita bandingkan dengan jenis lain, bahan ini mungkin paling jarang orang gunakan. Memiliki ketebalan 179 sampai dengan 210 gram dengan harga yang lumayan tinggi sebetulnya akan pas jika Anda menginginkan kualitas bahan yang baik.

Katun Combed 30s

Sedikit berbeda dengan jenis sebelumnya, combed 30s lebih terkenal dan memiliki ketebalan sekitar 140 sampai dengan 160 gram. Itulah kenapa bahannya terasa tidak panas. Selain itu, karena terbuat dari serat kapas murni membuat karakter bahan satu ini akan terasa lebih halus, menyerap keringat dan nyaman.

Katun Combed 40s

Semakin tinggi jenis angkanya, semakin tipis kualitas kainnya. Dari pada jenis lain, combed 40s terbilang paling tipis. Walaupun begitu, kualitasnya tetap tidak kalah dengan jenis combed lain. Kelebihannya dapat menyerap keringat dan adem. Produsen kaos biasanya lebih sering menggunakan jenis 30s dan 40s.

Kelebihan Katun Combed yang Perlu Anda Ketahui

Katun combed merupakan salah satu jenis kain adem. Tidak heran apabila bahan ini biasa menjadi andalan pembuatan kaos. Masih ada beberapa kelebihan lain combed berikut ini yang perlu Anda ketahui:

Menyerap Keringat dengan Baik

Seperti yang sudah kami sebutkan di atas, combed terbagi ke dalam beberapa tingkatan. Untuk kualitas 30s sendiri sudah termasuk sangat bagus dan kami rekomendasikan karena cocok dengan cuaca yang ada di Indonesia. Negara Indonesia beriklim tropis yang kadang-kadang membuat kita mengeluarkan keringat banyak.

Katun combed 30s dapat mengalirkan udara yang lancar dan tidak kaku ketika Anda gunakan. Itulah yang membuat kain tersebut akan nyaman. Selain itu, bahan ini bisa menyerap keringat yang berlebih dengan baik.

Karaker Kain yang Halus dan Lembut

Dengan melalui proses pembuatan kain yang baik membuat tekstur bahan satu ini menjadi halus dan lembut. Di samping itu, tidak ada bintik putih tertinggal sehingga akan terasa rata. Dengan proses penyisiran itulah membuat kotoran kapan pada kain menjadi hilang.

Selain itu, bahannya tidak kaku sama sekali, jadi akan membuat nyaman ketika memakainya. Anda bisa menggunakan bahan satu ini untuk olahraga, tidur, bertemu teman, dan aktifitas lainnya.

Anti Bakteri

Kandungan alami pada kain ini membuat bahannya menjadi anti bakteri. Selain itu, kain ini juga dapat menangkal jamur dan anti bau. Oleh sebab itu, sangat cocok menjadi bahan pakaian anak-anak apalagi bagi mereka yang memiliki kulit sensitif.

Kekurangan Katun Combed

Dari berbagai kelebihan di atas, bahan ini tidak lepas dari kekurangan. Berikut ini adalah beberapa kekurangan katun combed:

Mudah Berjamur

Dengan karakternya yang mudah menyerap keringat membuat bahan ini mudah terkena jamur. Apalagi, jika Anda menyimpannya di tempat lembab terlalu lama. Penggunaan bahan kimia yang tidak terlalu banyak dapat menekan pertumbuhan jamur. Namun, jika penggunaan kimia terlalu banyak bisa mengakibatkan iritasi atau alergi pada kulit.

Mudah Rusak

Kekurangan selanjutnya yaitu mudah rusak. Apalagi jika cara perawatannya yang salah. Misalnya, melakukan proses perendaman baju yang lama. Terlalu lama merendam bahannya dapat merusak serat alami pada baju sehingga lebih mudah rapuh dan rusak. Oleh sebab itu, kain seperti sebaiknya jangan terlalu lama direndam.

Baca juga : Jenis kain adem populer di Indonesia dan cara merawatnya.

Tips Merawat Katun Combed

Dengan teknik perawatan yang benar dan tepat, pakaian combed yang Anda miliki akan lebih bagus dan tahan lama. Nah, berikut ini ada beberapa tips cara merawat katun combed yang bisa Anda praktekkan:

Jangan Merendam Pakaian Terlalu Lama

Trik pertama supaya pakaiannya bertahan lama yaitu jangan merendamnya terlalu lama. Gunakan waktu 10-15 menit saja. Proses perendaman yang lama bisa merusak serat kain dan warnanya juga akan mudah memudar.

Jangan Mencuci Pakaian Katun Combed Menggunakan Air Hangat

Selanjutnya, gunakan air dingin saat mencucinya. Jangan sesekali menggunakan air hangat, karena pewarna yang menempel pada baju akan lebih mudah terlepas ba.

ik untuk warna cerah ataupun hitam. Sedangkan, air dingin dapat mempertahankan warna pakaian bertahan lama.

Jangan Mengosoknya Dengan Sikat

Hal lain yang tidak kalah penting dari perawatan kain ini yaitu tidak menggosoknya menggunakan sikat. Hal tersebut akan mengakibatkan kerusakan pada serat pakaian. Apabila mendapati noda pada pakaian sebaiknya kucek menggunakan tangan sampai bersih.

Jangan Menggunakan Pemutih Pakaian

Tips selanjutnya supaya pakaian bahan ini tersebut awet dan tidak mudah rusak yaitu jangan menggunakan bleaching atau pemutih. Zat yang ada pada bahan tersebut dapat merusak serat kain menjadi rusak. Nah, justru penggunakan pemutih tersebut bisa membuat bajunya menjadi kusam atau lusuh walaupun baju tersebut berwarna putih.

Jangan Memeras Pakaian

Satu hal lagi yang tidak boleh Anda lakukan dalam menangani bahan ini adalah jangan memeras baju setelah selesai mencucinya. katun ini akan rusak dan juga melar apabila Anda memerasnya terutama jika pakaiannya terdapat sablon. Anda bisa langsung memasukkan ke mesin pengering namun dengan suhu normal dan jemur masih dalam keadaan setengah lembab.

Jangan Menyetrika Baju Lebih Dari Suhu 200 Celcius

Sebelum setrika pastikan juga pakaian yang sudah Anda jemur tadi dalam keadaan terbalik ya. Apabila sudah kering, Anda bisa melanjutkan pada proses setrika. Anda bisa menyetrika baju kurang dari 200 derajat celcius. Jangan setrika pakaian bahan cotton combed lebih dari suhu tersebut karena kaos bisa meleleh apalagi jika ada sablonnya.

Jangan Menyimpan Pakaian di Tempat yang Lembab

Dalam menyimpan baju bahan seperti ini juga penting. Hal yang harus Anda perhatikan dalam menyimpannya yaitu jangan simpan di tempat lembab karena dapat mengakibatkan mudah berjamur. Simpanlah pakaian di tempat yang bersih dan juga kering agar pakaian bertahan lama dan tetap bagus.

Itulah serba serbi mengenai kain katun combed yang perlu Anda ketahui. Semoga informasi kali ini berguna. Sampai jumpa lagi pada pembahasan berikutnya.

Erisa Agustira

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Kembali ke atas